Minggu, 01 Mei 2016

40 HARI MENJADI KAYA ALA YUSUF MANSUR


Setelah sebagian lama kita tiada dekat dengan Allah, coblah berikan sedikit dari waktu kita untuk bersama Allah, mengingat-Nya, dan hidup dengan-Nya.
Betul saudara. Banyak diantara kita lama banget hidup tanpa keistiqomahan ibadah. Padahal usia makin bertambah. Saat-saat ini adalah saat-saat dimana kematian dan bala begitu mengintai. Kalau Yang Maha Kuasa dan Berkehendak sudah ketok palu, maka kematian atau bala bisa datang kapan saja. Maka saya mengajak, coba sisihkan 40 hari dari hidup kita untuk bersama-sama Allah dan tiada lalai dari beribadah.

Karena difokuskan, dicatat perkembangannya, dan diperhatikan untuk jangan sampai ada yang lalai, maka insyaAllah amalan-amalan selama 40 hari akan terjalani dengan rapi dan tertib. Yang akhirnya diharapkan saudara-saudara yang mengikuti program 40 hari menjadi kaya ini meneruskan lagi menjadi riyadhoh 40 hari kedua, riyadhoh 40 hari ketiga, riyadhoh 40 hari keempat, dan akhirnya bener-bener istiqomah. Di antaranya, jangan sampe ada satu malam pun yang kita lewati kecuali bersama Allah.

Program 40 hari menjadi kaya akan menjadikan saudara harus memprogram tidur saudara dan kapan terjaganya. Untuk jangan sampai ada shalat malam yang tertinggal.

Skedul-skedul di jahit kembali. Kebiasaan-kebiasaan disusun kembali dan dijadikan kebiasaan. Ibarat menyetel ulang seluruh persendian saudara, maka program 40 hari menjadi kaya ini seperti menyetel ulang. Isinya jelas tidak hanya shalat malam. Ada kebiasaan-kebiasaan lain. Ada ibadah-ibadah lain dari pagi sampai pagi lagi yang harus kita perhatikan. Bukan sesuatu yang berat, melainkan adalah yang seharusnya. Hanya saja karena kelamaan tidak menjadi sesuatu yang seharusnya dan sesuatu yang dibiasakan, akhirnya ia menjadi berat.

Seseorang yang bertahun-tahun tidak terbiasa shalat tepat waktu, lalu diajak shalat on time, tentu berat. Seseorang yang tidak terbiasa shalat dhuha, tidak terbiasa shalat qobliyah ba’diyah, tentu berat. Seseorang yang tidak biasa baca Al-Qur’an di penghujung malam, witir, puasa sunnah senin kamis atau daud, tentu bener-bener berat. Bahkan untuk perkara yang terhitung enteng seperti berdoa, ternyata saya sendiri pernah menemukan bahwa diri ini berat berdoa secara rajin, kontinyu dan terus-terusan.

Tapi meski berat, semua harus dibiasakan, dan harus dipaksakan. Sehingga ikhtiar kita menjadi penyempurna doa bahwa kita minta dibimbing-Nya dan diberi-Nya taufiq dan hidayah. Kapan lagi? Iya kan? Mumpung masih sehat, masih seger, masih hidup.

Bahkan saudara dan saya layak malu. Banyak loh yang ikutan riyadhoh 40 hari ini justru dari kalangan-kalangan yang lagi sakit, lagi menderita, lagi kebingungan. Mereka masuk gerbang riyadhoh dengan penuh doa agar Allah kuatkan, dan penuh harap agar pertolongan Allah benar-benar datang. Keajaiban sungguh banyak sekali terjadi. Telinga ini teramat sering mendengar keberhasilan-keberhasilan. Makanya saya berdoa mudah-mudahan saudara pun termasuk yang mendapatkan keberhasilan riyadhoh dengan izin dan kemudahan dari Allah. Kalaupun ga dapat apa-apa yang kita harapkan, anggap saja ini adalah riyadhoh pencuci dosa.

Saudara yang mengatakan bagaimana bisa dalam 40 hari menjadi kaya, perlu saya beritahu bahwa di dalam program ini, ada program shalat malam yang dibiasakan terus menerus. Maka, dari sini saja sudah jadi jalan kaya lahir batin. Jangankan 40 malam shalat berturut-turut, shalat satu malam saja insyaAllah akan berbekas. Saudara betul-betul langsung kaya. Sebab lihatlah apa yang disabdakan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam, shalat rakaat di tengah malam, lebih baik daripada dunia dan segala isinya. Lihat, kita lebih kaya daripada para pencari dunia yang 24 jam bekerja! Dan ini janji Allah dan Rasul-Nya. Pasti benar adanya.

Weeeehhhh … begitu helaan nafas panjang para pencari dunia, pencari kekayaan. Tanda bahwa mereka tetap menginginkan dunia, tetap menginginkan kekayaan. Sebener-benernya kekayaan menurut pandangan mereka, yakni rumah yang bagus, perusahaan, mobil, pesiar kemana-mana, hidup bebas hutang, dan lain-lain. Mereka yang akan mundur dari program ini akan mengatakan kalimat yang serupa, “Kaya karena bisa shalat tahajjud? Engga ah. Biar dikata lebih bagus dari dunia dan seisinya, saya harus melihat kenyataan hidup ini. Bahwa saya selesai tahajjud tetap susah, tetap miskin. Saya harus buka mata. Saya hidup bukan di alam yang ga nyata.”

Duh, duh, duh … begitulah mereka menghela nafas tanda kecewa.
Saya bilang, jangan hela nafas dulu. Silahkan mulai saja shalat malam. Mulai saja perjalanan program 40 hari menjadi kaya ini. Istiqomahin. insyaAllah kekayaan dunia pun akan diberikan. Asal kuat. Asal bisa.

Kok asal kuat asal bisa? Maksudnya?

Ya, asal kuat menerima amanah kekayaan, asal kuat memangku dunia.
Emangnya ada orang yang ga kuat dan ga bisa menerima dunia dan kekayaan?
Wuah, belum tau ya? Banyak yang jatuh loh karena kekayaannya. Banyak yang jatuh sebab banyaknya harta. Meski tidak sedikit juga yang penuh dengan keshalehan dan ketawadhuan dengan kekayaannya.

Dunia, kekayaan, bila tidak dipegang di tangan orang yang siap hati, pikiran dan mentalnya, maka dunia akan menjadi pintu neraka dunia akhirat buat si pemegangnya. Tadinya ga punya duit, lalu punya duit. Akses ke berbagai perilaku jadi lebih gampang. Dari makanan saja, bisa-bisa polanya sudah tidak sehat lagi. Tiap hari bisa makan enak. Akibatnya, bisa ditebak, badan akan hancur. Saking enaknya kamar dan kasur, tidurnya pun mengubah jadwal shalat malamnya, kini dunia sudah mengalahknnya. Kalah dengan kamar dan kasur malahan. Sudah tidak bisa bangun tahajjud.

Seseorang yang tidak bisa bangun malam, akan punya banyak penyakit. Kalau saya, lebih baik maksakan shalat malam. Sebab kalau udah kena penyakit, wuah … selain mahal, juga siksaan penyakitnya, ampuuuunnnn. Kalau sudah kena penyakit, apa iya harta masih guna? Sedang orang banyak bilang, harta yang paling mahal salah satunya adalah kesehatan. Buat yang sedang menderita penyakit, menempuh jalan riyadhoh 40 hari mudah-mudahan bisa mengembalikan kesehatannya. Lakukan saja riyadhoh-riyadhoh yang bisa dilakukan, dengan istiqomah. insyaAllah, kembali sehat.

Percayalah, dunia akan tetap diberikan Allah. Semua ada waktunya. Kita siapkan diri saja dulu. Nah salah satu latihan menjadi kaya adalah dengan ikut menjalankan program 40 hari menjadi kaya ini. Sikap dan mental diasah benar, hingga kemudian ia menjadi karakter kita. Ada atau ga ada duit, tetap shalat tepat waktu. Banyak atau sepinya order dan kerjaan, shalat selalu on time. Senin kamis puasa, tahajjud dan witir tertegak, AL-Qur’an selalu dibaca, dikaji, dan dihafal. Subhanallah …

Mengayakan dan memiskinkan seseorang, adalah hak tunggalnya Allah. Manusia hanya bisa berusaha untuk bisa kaya, dan berusaha tidak jatuh kepada kemiskinan. Ketika menusia berusaha mencari kekayaan dengan cara-cara Allah, maka usahanya itu sudah terhitung sebagai ibadah.

Nanti saya cuplik satu dua cerita hamba Allah yang benar-benar menjalankan program 40 hari menjadi kaya ini dan nyatanya memang berubah. Sangat berubah. Tapi mereka ga berubah sikapnya, perilakunya, akhlaknya. Tetap seperti dulu sebelum berubah. Berubah apanya? Berubah hartanya. Dari miskin jadi kaya. Dari ga ada duit, jadi banyak duit.

Terus, katanya bahaya megang duit, megang dunia, megang harta? Kalo di tangan orang shaleh mah engga kali.

Satu dua cerita yang saya cuplik untuk mengantaar saudara semua ikutan program ini akan membuat saudara mengetahui bahwa ternyata kekayaan dan perubahan status yang Allah berikan, malahan menambah panjang deretan amal shaleh mereka. Tadinya ngaji selalu sendiri atau palingan berdua, sekarang bisa berombong-rombongan. Sebab bisa memfasilitasi kendaraan-kendaraan, baik kendaraan sendiri maupun kendaraan bus. Kalau tadinya hanya dia yang kerja, sekarang dia bisa memperkerjakan ratusan hingga ribuan karyawan. Kalau tadinya hanya dia yang shalatnya on time, sekarang bisa menjadi imam bagi ratusan hingga ribuan karyawannya sebab shalat on time jadi budaya perusahaannya.

Kalau tadinya hanya 1-2 anak yatim yang dipelihara, kini pesantren malah yang dipimpinnya. Jika tadinya untuk umrah saja terasa mimpi, kini saban bulan memberangkatkan umrah, dan saban musim haji menghajikan orang. Dulu amal shalehnya adalah menyembunyikan kesusahan dan kesulitan untuk hanya diperdengarkan kepada Allah. Sekarang amal shalehnya adalah membantu mereka yang memperdengarkan kesulitan dan kesusahan di telinganya. Dulu ia yang mencontoh, sehingga yang dicontohnya dapat pahala. Sekarang ia yang dicontoh, sehingga mengalir pula pahala buatnya.

Allah juga yang mengetahui sifat dasar manusia, kepengen kaya, tidak kepengen susah. Dari itu Allah menyediakan jalan-jalan yang bisa membuat manusia kaya dan juga petunjuk agar tidak jatuh kepada kesusahan. Termasuk juga petunjuk bagaimana mengubah kekayaan dan kesusahan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepada Allah.

Orang yang baru terpuruk baik itu dililit utang, di PHK, keluarga yang broken home banyak sudah mencoba mengamalkan Riyadhah 40 hari ini, dimana rata-rata mereka meskipun belum habis 40 hari sudah bisa menyelesaikan persoalannya. Riyadhah 40 hari ala Yusuf Mansyur memang benar-benar membuat orang kembali sukses, bahkan lebih sukses daripada sebelumnya. Karena sebenarnya persoalan apapun kalau dihadapkan kepada Allah semua akan menjadi kecil dihadapanNya, Allah yang akan memberikan solusi dan dan rezeki dari Arah yang tidak kita sangka:

Berikut ini Riyadhah selama 40 hari ala Yusuf Mansur yang saya kutip dari wisatahati.com :

1.Shalat berjamaah di masjid selama 40 hari.  tanpa ketinggalan takbir pertama imam, lengkap dengan qabliyah dan ba'diyahnya. Juga Sunnah Tahiyyatul Masjid, sebagai tanda kita datang sebelum waktunya azan. Mintalah izin pada suami jika Anda seorang istri, jika tidak Anda bisa shalat di rumah saja namun selalu stanby sebelum Azan berkumandang.

2.Lakukan shalat Dhuha minimal 6 rakaat lebih baik lagi jika bisa 12 rakaat. Setiap hari terus-menerus hingga 40 hari.

3.Lakukan Shalat Tahajjud 8 Rakaat + Witir 3 Rakaat . Terus menerus 40 malam pada 1/3 malam terakhir, sekitar jam 3-4 malam.

4.Bacalah surah Al-Waqi’ah satu kali sehari baik diwaktu habis shubuh ataupun sesudah ashar terus menerus selama 40 hari.

5.Senantiasa Berzikir sehabis shalat dan ditambah dengan baca  yaa fattaah yaa rozzaaq 11x, serta  ayat kursi, dan qulhu 3x. 5 kali waktu selama 40 hari. Tambahkan membaca Surah Al-Hasyr 4 ayat terakhir khusus pada waktu ashar dan shubuh.

6.Bacalah laa hawla walaa quwwata illaa billaah sebanyak 300 kali, Istighfar dan shalawat masing-masing 100x sehari semalam. Juga baca subhaanallaahi wabihamdihi subhaanallaahil 'adzhiem 100x pagi dan 100x sore.

7.Membaca surah yaasiin  1 kali sehari selama 40 hari terus menerus. boleh pagi atau malam.

8.Mulailah Riyadhan 40 hari ini dengan melakukan Sedekah yang bernilai besar menurut Anda. Yang sekiranya belum pernah Anda bersedekah dengan nilai sebesar kali ini.

9.Meskipun melakukan Riyadhah 40 hari, Anda di anjurkan tetap bekerja seperti biasa jika Anda seorang karyawan, atau aktifitas lainnya tanpa ada perubahan seperti sebelumnya. Namun selalulah mengawali aktifitas Anda dengan membaca Bismillah dan diakhiri dengan Alhamdulillah agar setiap kegiatan Anda bernilai Ibadah.

10.Berdoalah setiap selesai melaksanalan Shalat, baik itu shalat wajib maupun shalat sunnat. Doanya boleh apa saja dan boleh dengan bahasa apa saja

Dan Ingat ...Klo Mau Melakukan Ini Usahakan dan Utamakan Pertobatan dlu ..Minta Ampun Sama Allah Atas Segala Dosa2 yg Pernah dilakukan. Mau Itu Dosa yg Sembunyi2 Ataw Dosa yang terang2.an !!!! Bersihkan Hati ...Lalu Isi dengan Kebaikan ..

Sumber :yusufmansur.net and wisatahati.com
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management